Showing posts with label MATERI KELAS 3. Show all posts
Showing posts with label MATERI KELAS 3. Show all posts

Friday, 28 February 2014

Penggolongan Tumbuhan


a. Penggolongan tumbuhan berdasarkan tempat hidupnya
1. Ada tumbuhan yang hidup di darat.
Tumbuhan darat ada yang tumbuh di atas tanah. Contohnya tanaman mangga, cabai, dan tomat. Tumbuhan darat ada yang tumbuh di atas batu. Contohnya lumut. Ada tumbuhan yang menumpang pada pohon inangnya. Contohnya anggrek dan benalu.

2. Ada tumbuhan yang hidup di air.
Akar, batang, dan daunnya berada di air. Contohnya teratai, eceng gondok, dan bakau. Tanaman bakau dapat kamu temukan di pantai.
Tanaman bakau bermanfaat mencegah erosi di daerah pantai.

b. Penggolongan tumbuhan berdasarkan jenis biji
Jenis biji tumbuhan ada dua. Ada yang berkeping satu, disebut monokotil. Ada tumbuhan berkeping dua disebut dikotil. Akar tumbuhan monokotil
berbentuk serabut. Akar tumbuhan dikotil berbentuk tunggang. Akar serabut berbentuk seperti serabut. Akar tunggang memiliki akar pokok yang lebih besar dan bercabang. Coba perhatikan gambar di samping. Contoh tumbuhan monokotil adalah padi, jagung, dan kelapa. Contoh tumbuhan dikotil adalah mangga, rambutan, dan kacang tanah.

c. Penggolongan tumbuhan berdasarkan bentuk batang
Batang bagi tumbuhan memiliki dua fungsi. Batang untuk menyangga tubuh. Batang sebagai penyalur bahan makanan dari akar ke daun. Tumbuhan memiliki dua jenis batang. Ada batang berkayu. Ada batang tidak berkayu.


Ciri batang berkayu adalah keras, berwarna cokelat dan berukuran besar. Contoh tumbuhan berbatang kayu adalah jati, mangga dan rambutan. Ciri batang tidak berkayu adalah lunak, mudah patah, berwarna hijau, dan mengandung air (basah). Contohnya tanaman padi, bayam, sawi, jagung, dan kangkung.

Penggolongan Hewan

Penggolongan Hewan Berdasarkan Jenis Makanannya

a. Hewan berdasarkan jenis makanannya digolongkan menjadi:

1) Hewan pemakan tumbuhan
Hewan pemakan tumbuhan dinamakan herbivora.Herbivora ada yang m akan rerumputan atau daun. Contohnya sapi dan kambing. Ada herbivora yang makan biji-bijian. Contohnya burung merpati, perkutut, dan parkit. Dan ada herbivora yang makan buah-buahan. Contohnya kelelawar, burung beo, dan burung jalak.

2) Hewan pemakan daging hewan lain
Hewan pemakan daging disebut karnivora. Contohnya harimau, burung elang, cecak, dan hiu.

3) Hewan pemakan segala
Hewan pemakan segala atau dinamakan omnivora. Omnivora memakan tumbuhan dan daging hewan lain. Contoh omnivora adalah ayam, bebek, dan beruang. Ayam makan jagung, padi, dan juga cacing. Beruang makan ikan dan juga dedaunan.

b. Penggolongan hewan berdasarkan tempat hidupnya

Ada hewan yang hidup di darat. Ada hewan yang hidup di air. Ada juga hewan yang hidup di darat dan di air. Hewan ini disebut amfibi.
1) Hewan yang hidup di darat
Hewan darat tinggal di berbagai tempat. Ada yang
tinggal di permukaan tanah. Contohnya ayam, bebek, dan kucing. Ada hewan yang tinggal di dalam tanah. Contohnya semut, cacing, dan tikus.
Ada juga hewan yang tinggal dekat air. Contohnya kuda nil, buaya, dan kura-kura.

2) Hewan yang hidup di air
Ada hewan air tawar. Contohnya ikan mas, arwana, koi, dan sepat. Ada hewan air laut. Contohnya lumba-lumba, ikan paus, ikan hiu, dan anjing laut. Dan ada hewan air payau. Contohnya ikan bandeng. Air payau adalah campuran air tawar dan air laut. Air payau terdapat di dekat
muara sungai atau di tepi pantai.

3) Hewan yang hidup di darat dan di air atau amfibi
Contoh hewan amfibi adalah katak dan salamander.
Katak memulai hidupnya di air. Setelah dewasa, katak
mengalami perubahan. Katak dewasa hidup di darat
dan di air.

c. Penggolongan hewan berdasarkan cara berkembangbiaknya

Hewan berkembang biak dengan melahirkan dan bertelur.
1) Hewan melahirkan
Hewan mengandung anaknya selama beberapa waktu. Lamanya waktu
mengandung setiap hewan berbeda-beda. Kemudian hewan tersebut melahirkan. Contoh hewan yang melahirkan adalah kambing, kucing, dan harimau.

2) Hewan bertelur
Apakah kamu suka makan telur ayam? Telur ayam sebenarnya calon anak
ayam. Telur dierami induknya. Kemudian telur menetas menjadi anak ayam. Contoh hewan bertelur adalah bebek, burung, cecak, ular, kurakura,
dan ikan.

d. Penggolongan hewan berdasarkan cara bergeraknya

Hewan selalu bergerak untuk memperoleh makanannya. Cara hewan bergerak bermacam-macam. Ada yang berjalan, melompat, terbang, dan berenang.

1) Hewan berjalan
Hewan pejalan kaki mempunyai kaki yang kuat. Telapak kakinya dirancang khusus untuk berjalan. Contoh hewan yang berjalan adalah ayam dan unta.

2) Hewan melompat
Hewan melompat memiliki kaki. Kaki belakangnya panjang dan kuat. Contohnya katak, kanguru, dan kelinci.

3) Hewan terbang
Hewan terbang dengan sayapnya. Berbagai jenis burung bergerak dengan
terbang. Contoh lainnya adalah kelelawar, kupukupu, dan lebah.

4) Hewan berenang
Hewan yang hidup di air pandai berenang. Mereka berenang dengan alat geraknya. Contohnya ikan berenang dengan sirip dan ekornya. Anjing laut dan pinguin berenang dengan sayap dan kakinya. Ada hewan yang bergerak dengan cara lain. Misalnya cacing dan ular. Mereka bergerak merayap dengan perutnya.

e. Penggolongan hewan berdasarkan penutup tubuhnya

Berdasarkan penutup tubuhnya, hewan digolongkan menjadi:
1) Hewan berambut
Coba kamu pegang kepalamu. Apa yang menutupi kepalamu? Ya benar, kepala kita ditumbuhi rambut. Hewan juga memiliki rambut. Ada hewan yang berambut tebal. Contohnya kucing, kelinci, dan anjing. Ada hewan
berambut tipis. Contohnya sapi, kerbau, dan tikus. Rambut berguna untuk melindungi kulit.

2) Hewan berbulu
Contoh hewan berbulu adalah burung dan ayam. Warna bulu beraneka warna. Bulu mempunyai lapisan minyak sehingga tahan air. Bulu bebek tidak basah ketika berenang di air. Bulu juga membantu terbang.
3) Hewan bersisik
Contoh hewan bersisik adalah kadal, ular, dan cecak. Sisik ular membantunya bergerak melata di tanah. Sisik ikan membantunya bergerak di air.

4) Hewan bercangkang
Ada hewan yang dilindungi oleh cangkang. Contohnya adalah bekicot dan siput. Cangkang merupakan zat kapur yang keras. Cangkang melindungi bagian tubuh hewan yang lunak. Perhatikan gambara di bawah ini.

Thursday, 27 February 2014

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Ayam makan, bergerak, bernapas, dan mempunyai anak. Batuan tidak mempunyai ciri seperti ayam. Makhluk hidup berbeda dengan benda mati karena ciri yang dimilikinya.

1. Makhluk Hidup Bergerak
Semua makhluk hidup bergerak. Mereka bergerak dengan berbagai cara. Kupu-kupu bergerak dengan terbang. Ikan bergerak dengan berenang. Ular bergerak dengan merayap di tanah. Manusia dapat menggerakkan kaki dan tangannya.

2. Makhluk Hidup Memerlukan Makanan
Apakah kamu makan setiap hari? Bagaimana seandainya kamu tidak makan sehari? Makhluk hidup perlu makan agar tetap hidup.

Makanan bermanfaat untuk:
a. Pertumbuhan.
b. Menghasilkan tenaga untuk bergerak.

Manusia makan tumbuhan dan hewan. Hewan makan tumbuhan dan hewan lain. Tumbuhan juga memerlukan makanan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Tumbuhan membuat makanannya di daun. Proses pembuatan makanan ini dinamakan fotosintesis. Bahan yang diperlukan adalah air, dan gas karbon dioksida. Fotosintesis dibantu oleh sinar matahari. Air diserap oleh akar dari tanah. Kemudian dikirim ke daun. Gas karbon dioksida diambil dari udara.

3. Makhluk Hidup Bernapas
Bernapas adalah menghirup dan menghembuskan udara. Gas yang dibutuhkan tubuh hanya oksigen. Gas yang lain dikeluarkan tubuh kembali.

Dapatkah kamu menahan napas selama satu menit? Tentu, kamu tidak sanggup bukan? Ya, semua makhluk hidup perlu bernapas. Jika sehari tidak makan, badanmu akan lemas. Namun kamu tetap bisa bertahan hidup. Jika kamu tidak bernapas sebentar saja, kamu bisa mati.

Cara bernapas setiap makhluk hidup berbeda-beda. Manusia bernapas dengan paru-paru. Alat pernapasan hewan berbedabeda. Ada hewan yang bernapas dengan paru-paru. Contohnya kerbau, kambing, dan burung. Ada hewan yang bernapas dengan kulit. Contohnya cacing. Ada hewan yang bernapas dengan insang. Contohnya berbagai jenis ikan.

4. Makhluk Hidup Tumbuh
Manusia tumbuh dari kecil menjadi besar. Demikian juga hewan dan tumbuhan. Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan. Coba lihat kembali fotomu saat kelas I. Bagaimana tubuhmu? Bandingkan dengan tubuhmu sekarang. Tubuhmu sekarang tentu lebih besar dan lebih tinggi.

5. Makhluk Hidup Berkembang Biak
Berkembang biak berarti memiliki keturunan atau anak. Makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan jenisnya. Manusia berkembang biak dengan cara beranak. Hewan berkembang biak dengan dua cara. Ada yang beranak dan ada yang bertelur. Hewan yang beranak misalnya kambing dan kelinci. Contoh hewan bertelur adalah burung dan katak.

6. Makhluk Hidup Tanggap terhadap Rangsangan
Makhluk hidup tanggap terhadap rangsangan. Makhluk hidup akan bereaksi jika mendapat rangsangan. Tahukah kamu tumbuhan putri malu? Bagaimana jika tumbuhan putri malu disentuh? Ya, daun tumbuhan tersebu akan menutup. Ini membuktikan tumbuhan peka terhadap rangsangan.

Wednesday, 15 January 2014

Benda dan Kegunaannya

Ibu memasak menggunakan berbagai peralatan masak. Kompor digunakan untuk memanaskan makanan. Makanan diletakkan di atas penggorengan.

Kamu ke sekolah mengenakan baju seragam. Kamu juga memakai
kaus kaki dan sepatu. Kamu membawa tas sekolah dan alat tulis.
Baju melindungi tubuh kita dari panas dan angin. Kaus kaki membuat
kaki terasa nyaman. Kaki menjadi tidak lecet saat mengenakan
sepatu. Sepatu melindungi kaki kita. Kaki menjadi aman dari kerikil dan
benda tajam.

Kita berangkat ke sekolah menggunakan kendaraan. Kendaraan mempercepat perjalanan. Kendaraan ada bermacammacam. Ada sepeda, sepeda motor, bus, dan mobil.

Guru menulis di papan tulis. Papan tulis dibuat lebar dan dicat
hitam. Guru menulis dengan kapur  tulis. Kapur tulis berwarna putih.
Tulisan dengan kapur tulis mudah dilihat. Tulisan ini mudah dihapus.
Penghapus papan tulis berbeda dengan penghapus pensil.

Menggunakan benda sesuai kegunaannya
Dapatkah kamu memotong kayu menggunakan pisau dapur? Ya mungkin saja bisa. Akan tetapi kamu membutuhkan waktu lebih lama. Memotong kayu lebih mudah menggunakan gergaji. Pisau dapur tidak didesain untuk memotong kayu. Pisau dapur untuk memotong bahan-bahan yang lunak. Contohnya sayuran, buahbuahan, dan daging. Jadi kita harus menggunakan benda sesuai fungsinya.

Penghapus papan tulis untuk menghapus tulisan di papan tulis. Karet penghapus untuk menghapus tulisan pensil di atas kertas. Tisu tidak bisa digunakan untuk menghapus tulisan. Tisu untuk mengelap kotoran pada wajah dan tubuh kita. Kita harus menggunakan benda sesuai tujuan pembuatannya.

Kegunaan benda berdasarkan bahan pembuatnya
Bahan dari kertas
Kertas termasuk barang yang multiguna. Artinya, kertas memiliki bermacam-macam kegunaan. Buku terbuat dari kertas. Koran dan majalah dicetak di atas kertas. Kertas juga digunakan untuk pembungkus. Contohnya untuk mengemas bahan makanan dan semen. Kertas juga dapat digunakan untuk mengelap kotoran. Contohnya kertas tisu.
Benda dari kayu
Kamu tentu mempunyai pensil bukan? Batang pensil terbuat dari
kayu. Meja, kursi, lemari, dan pintu juga terbuat dari kayu. Kayu diambil dari batang pohon. Ada banyak jenis kayu. Contohnya kayu jati, kalimantan, meranti, dan sengon. Setiap jenis kayu memiliki kelebihan. Misalnya kayu jati bersifat keras. Kayu jati cocok untuk membuat perabot
rumah.

Benda dari plastik
Plastik adalah bahan yang mudah dibentuk tetapi kuat. Plastik dibuat di pabrik plastik. Plastik digunakan untuk membuat berbagai benda. Contohnya kantong plastik, stiker, dan wadah makanan. Kursi dan meja juga dibuat dari plastik. Plastik juga dapat diubah menjadi bahan yang tahan panas. Contohnya teflon. Teflon digunakan untuk melapisi alat masak. Tujuannya agar masakan tidak lengket pada alat masak.

Benda dari kaca
Kaca adalah bahan bening yang tembus pandang. Kita dapat melihat
benda di balik kaca. Kaca dibuat dengan melebur silika (pasir).
Kemudian didinginkan dengan cepat. Ada jenis kaca yang mudah
hancur. Ada jenis kaca yang kuat bahkan tahan peluru. Jendela,
gelas minum, dan cermin dibuat dari kaca. Lensa mata juga dibuat
dari kaca.

Friday, 28 September 2012

Memahami Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Susunan tubuh manusia dan hewan sangat rumit. Tubuh manusia dan hewan terdiri atas bermacam-macam organ. Organ tubuh berfungsi untuk melakukan berbagai macam kegiatan hidup. Apa sajakah organ-organ pada manusia? Apakah fungsi organ tubuh manusia? Kali ini kita akan mempelajari tentang organ pernafasan manusia.

Pernapasan adalah proses menghirup oksigen dan melepaskan karbondioksida. Oksigen dibutuhkan pada proses metabolisme tubuh. Metabolisme merupakan proses pemecahan zat-zat untuk menghasilkan energi. Karbondioksida merupakan sisa proses pernapasan yang harus dikeluarkan tubuh.[1] Organ-organ penyusun pernapasan manusia, meliputi:

1. Rongga hidung


Udara masuk ke paru-paru melalui rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut halus dan selaput lendir. Rambut-rambut halus dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara. Jika udara bercampur debu akan disaring oleh rambut hidung. Dengan demikian, udara yang masuk ke dalam paru-paru benar-benar udara bersih. Rongga hidung juga berfungsi untuk menghangatkan dan mengatur kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.

2. Batang tenggorok.
Batang tenggorok termasuk saluran pernapasan. Batang tenggorok tersusun dari tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Batang tenggorok bercabang menjadi dua. Satu cabang menuju paru-paru kanan. Adapun cabang yang lain menuju paru-paru kiri. Cabang tenggorokan disebut bronkus.

3. Cabang Batang Tenggorok/Bronkus
Trakea bercabang dua, masing-masing menuju paru-paru. Cabang ini dinamakan  bronkus. Sama halnya dengan trakea, bronkus tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin.

4. Anak Cabang Batang Tenggorok
Bronkus bercabang dua atau tiga sesuai dengan jumlah gelambir (lobus) paru-paru. Bronkus paru-paru kanan bercabang tiga dan bronkus paru-paru kiri bercabang dua. Bronkus bercabang lagi menjadi saluran-saluran kecil yang disebut  bronkiolus, dan berakhir sebagai gelembung-gelembung yang sangat
kecil yang disebut alveolus.

5. Paru-paru
Organ utama pernapasan manusia adalah paru-paru. Paru-paru manusia berjumlah dua. Paru-paru manusia berwarna kemerah-merahan. Paru-paru manusia terletak di atas sekat rongga dada atau diafragma. Satu paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir, yaitu gelambir atas, tengah, dan bawah. Adapun paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir, yaitu gelambir atas dan gelambir bawah. Paru-
paru dibungkus selaput yang disebut pleura. [2]

Setiap bronkus bercabang menjadi beberapa cabang yanglebih kecil. Cabang bronkus disebut bronkiolus. Setiap ujung bronkiolus terdapat gelembung-gelembung halus yang disebut alveolus. Alveolus mempunyai dinding yang sangat tipis. Alveolus banyak mengandung kapiler-kapiler darah. Di dalam alveolus terjadi pertukaran gas. Gas oksigen dari udara masuk ke dalam darah. Adapun gas karbon dioksida dari dalam darah dikeluarkanke udara.

Keluar masuknya udara disebabkan adanya pernapasan dada dan pernapasan perut. Pernapasan dada dikerjakan oleh otot-otot antartulang rusuk. Adapun pernapasan perut dikerjakan oleh otot-otot diafragma. Pernapasan dada dan pernapasan perut terjadi bersama-sama.

Proses pernapasan
Nah sekarang kamu sudah tahu alat-alat pernapasan pada manusia. Sekarang, bagaimana proses pernapasan itu? 
Coba ambillah napas dengan dalam! Apa yang kamu rasakan pada dadamu? Membesar atau mengecilkah rongga dadamu? Saat bernapas, kamu akan merasakan dadamu membesar seolah ada tekanan udara. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut  inspirasi. Sedangkan proses keluarnya udara dari paru-paru dinamakan ekspirasi.
Setelah selesai berlari, biasanya kamu akan bernapas terengah-engah. Pada keadaan tersebut, apa yang kamu rasakan di dada dan perut? Pada saat bernapas terengah-engah maka dada dan perut akan terasa membesar-mengecil.
Secara umum proses pernapasan dibedakan menjadi dua, yaitu pernapasan perut dan pernapasan dada. Coba tarik napas, apa yang kamu rasakan? Pada saat inspirasi (masuknya udara pernapasan) maka rongga dada mengembang. Keadaanini mengakibatkan berkontraksinya dan menurunnya diafragma. Inilah yang dinamakan pernapasan perut atau pernapasan diafragma. 
Adapun pergerakan ke atas dan keluar dari tulang-tulang rusuk disebut pernapasan dada atau pernapasan rusuk. Pernapasan dada dan perut selalu terjadi bersama-sama. Ekspirasi (keluarnya udara pernapasan) disebabkan melemasnya (relaksasi) diafragma dan otot-otot rusuk yang dibantu kontraksi otot-otot perut. Akibatnya rongga dada mengecil dan udara dikeluarkan dari paru-paru dengan keras.[3]  

Setelah kamu mempelajari materi di atas, untuk menguji pemahaman kamu jawablah Soal Ciri-Ciri Makhluk Hidup!

[1] Sulistyowati, Ilmu Pengetahuan Alam 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 3
[2] Edi Tarwoko, Mengenal Alam Sekitar 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 3
[3] Amin Priyono, Ilmu Pengetahuan Alam 5, Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hal. 8