Friday, 29 June 2012

Bunga dan Fungsinya

Sesungguhnya semua bagian tumbuhan itu diciptakan Tuhan dengan indah. Namun, bagian yang terindah dari tumbuhan adalah bunga. Bentuk dan warna bunga beraneka ragam. Selain itu bunga juga berbau harum. Beraneka ragam bentuk dan warnanya. Bunga merupakan bagian yang penting bagi perkembangbiakan tumbuhan.

Struktur bunga
Bunga lengkap memiliki bagian-bagian antara lain:

a. Tangkai Bunga
Tangkai bunga merupakan bagian yang berada pada bagian bawah bunga. Tangkai ini berperan sebagai penopang bunga dan sebagai penyam-bung antara bunga dan batang atau ranting.

b. Kelopak Bunga
Kelopak bunga merupakan bagian yang me-lindungi mahkota bunga ketika masih kuncup. Biasanya, bentuk dan warnanya menyerupai daun.

c. Mahkota Bunga
Mahkota bunga umumnya memiliki warna ber-macam-macam sehingga disebut perhiasan bunga. Warna yang menarik itu berguna untuk memikat kupu-kupu atau serangga lainnya agar hinggap pada bunga. Serangga tersebut dapat membantu dalam proses penyerbukan.

d. Putik
Putik terdapat di bagian tengah-tengah bunga. Biasanya, putik dikelilingi oleh benang sari. Putik berfungsi sebagai alat kelamin betina. Putik terdiri atas kepala putik dan tangkai putik. Pada bagian dasar tangkai putik terdapat bagian yang kelak akan menjadi buah dan biji. Apabila serbuk sari berhasil menempel pada bagian kepala putik maka terjadi proses penyerbukan. Proses penyerbukan merupakan awal dari perkembangbiakan pada tumbuhan.

e. Benang Sari
Benang sari terdapat pada bagian tengah bunga yang berdekatan dengan mahkota bunga. Benang sari berfungsi sebagai alat kelamin jantan. Benang sari terdiri atas tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari ini dihasilkan serbuk sari. Serbuk sari bersifat ringan dan mudah terbang tertiup angin. Selain itu, serbuk sari dapat menempel pada kaki, kepala, dan tubuh kupu-kupu atau serangga yang hinggap.[1]

Berdasarkan jenisnya, bunga dikelompokkan menjadi dua yaitu bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Apabila bunga memiliki kelopak bunga, mahkota bunga, putik, dan benang sari maka disebut bunga lengkap. Sebaliknya, jika bunga tidak memiliki salah satu bagian tersebut maka merupakan bunga yang tidak lengkap.

Menurut kelengkapan alat kelaminnya, bunga dibedakan menjadi dua.
1. Bunga sempurna.
Bunga sempurna memiliki alat kelamin jantan dan betina.
 2. Bunga tidak sempurna hanya memiliki benang sari atau putik. Bunga jenis ini terdiri dari
  • Bunga yang hanya memiliki benang sari disebut bunga jantan.
  • Bunga yang hanya memiliki putik disebut bunga betina.
  • Bunga yang memiliki benang sari dan putik disebut  bunga hermafrodit (banci).
Tumbuhan yang menghasilkan bunga jantan dan betina disebut tumbuhan berumah satu. Tumbuhan yang hanya menghasilkan salah satunya disebut tumbuhan berumah dua. Penyerbukan terjadi jika benang sari jatuh di kepala putik.[2]

Fungsi bunga:
Pada tumbuhan bunga berperan sebagai tempat berlangsungnya perkembangbiakan. Peristiwa penyerbukan, yaitu jatuhnya serbuk sari ke atas kepala putik merupakan awal terjadinya perkembangbiakan pada tumbuhan.[3]


[1]Rositawaty dan Aris Muharam, Senang Belajar Ilmu Pengetahuan Alam 4, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2008, hlm. 30
[2]Sularmi, M.D. Wijayanti, Sains Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas 4 SD/MI, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2009, hlm. 31
[3]Heri Sulistyanto dan Edi Wiyono, Ilmu Pengetahuan Alam 4, Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional, 2008, hlm. 35

0 komentar:

Post a Comment