Wednesday, 4 September 2013

Menapaki Perjuangan Mencapai Kemerdekaan

Perjuangan untuk meraih kemerdekaan bukanlah Sebuah hadiah yang diberikan oleh Negara Jepang yang telah menjajah Indonesia. Bukan pula hadiah dari Belanda. Kemerdekaan juga bukan terjadi secara kebetulan. Kemerdakaan hadir karena ada perjuangan. Perjuanga untuk meraih kemerdekaan ini dilalui dengan pengorbanan yang cukup besar. Tidak sedikit biaya yang dikorbankan. Bahkan banyak pejuang yang gugur dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Berbagai bentuk perlawanan untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah telah dilakukan. Meskipun saat itu perjuangan banyak yang masih bersifat kedaerahan. Beberapa contoh pahlawan yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda, antara lain
sebagai berikut.
1. Sultan Agung melakukan perlawanan di Mataram.
2. Sultan Hassanudin melakukan perlawanan di Makassar.


3. Sultan Ageng Tirtoyoso melakukan perlawanan di Banten dan Jakarta.
5. Imam Bonjol melakukan perlawanan di Sumatera Barat.
6. Pangeran Diponegoro melakukan perlawanan di Jawa.
7. Cut Nyak Dien dan Teuku Umar melakukan perlawanan di Aceh.
8. Pangeran Antasari melakukan perlawanan di Banjarmasin.
Selain itu, masih banyak pejuang yang tidak terhitung jumlahnya yang rela berkorban untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Mereka tidak ingin rakyat disiksa. Pada zaman penjajahan Belanda rakyat dipaksa untuk kerja rodiatau kerja paksa. Rakyat diharuskan menanam tanaman yang hasilnya sepenuhnya untuk kepentingan bangsa Belanda.

Setelah lepas dari penjajahan Belanda, Indonesia dijajah oleh Jepang. Jepang masuk Indonesia dengan membawa semboyan Gerakan Tiga A, yaitu ”Jepang Cahaya Asia, Jepang
Pelindung Asia, dan Jepang Pemimpin Asia.” Namun itu semua hanya siasat agar mendapatkan simpati dari rakyat Indonesia.

Semboyan Gerakan Tiga A ternyata tidak terbukti. Bahkan keadaan rakyat Indonesia lebih buruk dari sebelumnya. Rakyat Indonesia semakin sengsara. Untuk kepentingan perang, Jepang melakukan kerja paksa. Kaum laki-laki dipaksa bekerja di proyek-proyek pembangunan sarana militer. Kerja paksa itu dikenal dengan istilah romusha atau serdadu ekonomi.

Jepang juga mengikutkan para pemuda Indonesia untuk dilatih dalam bidang kemiliteran, seperti Peta, Heiho, dan Seinendan. Semua itu bertujuan agar para pemuda mau membantu Jepang dalam perang menghadapi sekutu. Para petani juga dipaksa untuk menjual beras kepada Jepang. Tentunya dengan harga yang sangat murah. Beras itu digunakan untuk memberi makan tentara Jepang yang sedang berperang. Akibatnya, banyak petani yang mengalami kelaparan.

Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dikumandangkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejak saat itulah sejarah bangsa Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan bernegara. Mulai saat itu pula bangsa Indonesia menyusun pemerintahannya.

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan itu telah mewujudkan Negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Proklamasi kemerdekaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk mencapai cita-cita bangsa dan tujuan negara. Adapun cita-cita bangsa dan tujuan negara adalah membentuk masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

Proklamasi yang kamu baca di atas mempunyai arti bagi bangsa Indonesia, yaitu sebagai berikut.
a. Lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
b. Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan, sejak 20 Mei 1908.
c. Titik tolak pelaksanaan Amanat Penderitaan Rakyat. Sejak diproklamasikan kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Sebelum merdeka, bangsa Indonesia mempunyai rangkaian sejarah yang terbentuk dari berbagai usaha dan perjuangan untuk merebut kemerdekaan dari tangan
penjajah. Indonesia dijajah karena Indonesia memiliki begitu banyak kekayaan alam yang mengundang bangsa lain, seperti Portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang untuk
menguasainya.

Berkat kegigihan dalam mengusir penjajah tanpa mengenal lelah dan juga atas pertolongan dari Allah SWT, maka cita-cita untuk mencapai kemerdekaan itu terwujud. Untuk itulah apa yang sudah diraih melalui perjuangan panjang perlu dijaga. Kegiatan kemerdekaan ini harus diisi dengan hal-hal yang positif. Berikan arti bagi para pejuang yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk mencapai kemerdekaan.

0 komentar:

Post a Comment